IDEN
Tantangan Aspel Legal Keuangan Syariah
01 April 2019

Indonesia memiliki lebih banyak peraturan yang terkait dengan keuangan syariah dibandingkan negara-negara lain. Peraturan-peraturan ini tersebar dan terbagi di antara banyak regulator. Segmen industri keuangan syariah yang terdiri dari institusi formal dan informal merupakan tantangan tersendiri dalam membuat peraturan keuangan syariah yang komprehensif. Struktur pasar keuangan syariah Indonesia yang terdiri dari beberapa lapisan juga menjadikan segmen yang tumpang tindih dan saling bergantung, sehingga berdampak pada inefektifitas dan inefisiensi hukum ekonomi syariah Indonesia. Hal ini berpangaruh signifikan pada peraturan turunan yang dipakai oleh lembaga-lembaga pemangku kepentingan terkait dan berimplikasi pada teknis implementasi industri keuangan syariah itu sendiri.

Munculnya sengketa-sengketa hukum yang ditangani oleh Pengadilan Agama Indonesia menunjukkan besarnya tantangan dalam mengembangkan instrumen-instrumen keuangan syariah di Indonesia yang mencakup industri perbankan maupun non perbankan. Seiring berkembangnya inovasi-inovasi produk keuangan di Indonesia serta pengembangan pada sektor ril maka dibutuhkan payung-payung hukum yang dapat mendukung dan mendorong Indonesia untuk menjadi pemain utama pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.

Dengan demikian diperlukan konsolidasi dan harmonisasi pada peraturan-peraturan terkait keuangan syariah, serta meningkatkan kerangka peraturan umum ataupun kebijakan khusus dan standar pengelolaan keuangan syariah untuk mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di

Sebelumnya pemerintah melantik lima direktur Komite Nasional Keuangan Syariah atau KNKS sebagai Manajemen Eksekutif KNKS pada Kamis (3/1/2018). Manajemen Eksekutif KNKS akan melaksanakan tugas-tugas harian yang sebelumnya dilakukan oleh Dewan Pengarah KNKS.

Berikut jajaran Direksi Manajemen eksekutif KNKS:

1.Ventje Rahardjo Soedigno sebagai Direktur Eksekutif,

2.Taufiq Hidayat sebagai Direktur Bidang Hukum dan Standar Pengelolaan Keuangan Syariah,

3. Ronald Rulindo sebagai Direktur Bidang Inovasi Produk, Pendalaman Pasar, dan Pengembangan Infrastruktur Sistem Keuangan Syariah,

4. Ahmad Juwaini sebagai Direktur Bidang Keuangan Inklusif, Dana Sosial Keagamaan, dan Keuangan Mikro Syariah serta 5.

Afdhal Aliasar sebagai Direktur Bidang Promosi dan hubungan Eksternal. Pelantikan Manajemen Eksekutif KNKS diharapkan dapat menjadikan Indonesia sebagai global hub dari global Islamic finance.

(R/R10/P1) (sumber : minanews.net)

Berita Lainnya