IDEN
KNEKS dan Kemenparekraf berkomitmen Dorong Ekonomi Syariah Hidupkan Parekraf Ber
28 Januari 2021

Jakarta, KNEKS - KNEKS berkolaborasi dengan Kementeri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dalam mengembangkan industri pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia. Audiensi KNEKS dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Salahuddin Sandiaga Uno mengawali kolaborasi tersebut untuk membahas peran strategis ekonomi syariah dalam mendukung pengembangan industri pariwisata dan kreatif di Indonesia (27/1).

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, keuangan dan ekonomi syariah menjadi suatu tren global yang berkaitan erat dengan pariwisata dan ekonomi kreatif. "Saya lihat sendiri, ekonomi syariah ini market-nya besar, banyak ruang untuk berkembang," kata Sandiaga.

Ibarat sepotong surga yang jatuh ke bumi, Indonesia sangat kaya dengan ragam daya tarik wisata. Mulai dari pesona panorama alam, baik kawasan pengunung, dataran tinggi, dataran rendah, sungai, danau, pantai hingga pemandangan bawah laut. Serta keragaman budaya, heritage, dan buatan. Keunggulan alam dan budaya ini telah menjadikan Indonesia sebagai salah satu destinasi favorit wisata ramah muslim dimana Indonesia menyandang peringkat pertama dalam Global Muslim Travel Index (GMTI) 2019.

Muslim friendly tourism merupakan inovasi dalam mengembangkan pariwisata berupa layanan tambahan (extended services) bagi konsumen yang meliputi aspek amenitas, atraksi, dan aksesibilitas. Sehingga, pengalaman, kebutuhan, dan kenyamanan wisatawan dapat terpenuhi sesuai karakteristiknya, termasuk wisatawan muslim.

Kolaborasi dengan KNEKS, lanjut Sandiaga, pihaknya optimis dapat mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang berkualitas. "Wisata ini adalah suatu extended services (layanan tambahan) yang ramah untuk semua orang dan menjadi inovasi yang dapat menambah peluang usaha dan membuka lapangan kerja," katanya.

Hal ini tentunya akan meningkatkan daya tarik Indonesia sebagai destinasi utama wisatawan lokal dan mancanegara. Lebih jauh lagi, akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi nasional.

Selain itu, peran keuangan dan ekonomi syariah dapat menjadi alternatif pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah sektor pariwisata dan kreatif di masa pandemi Covid-19. Hal ini dapat menjadi solusi bagi proses pemulihan ekonomi pasca pandemi.

Selain itu, Sandiaga juga menyampaikan pihaknya dan KNEKS akan berkolaborasi dalam berbagai project dibidang kompetisi kreatif. "Kita all out, kita dukung kerja sama dengan KNEKS untuk memajukan ekonomi dan keuangan syariah dengan irisan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," kata Sandiaga. Melalui project ini, akan memaksimalkan peran ekonomi dan keuangan syariah dalam mendorong kompetensi dan kualitas usaha mikro, kecil, dan menengah untuk menangkap peluang pasar, memperluas akses pasar, dan meningkatkan nilai transaksinya. Tentunya, hal ini akan meningkatkan daya tahan perekonomian secara nasional.

Direktur Utama KNEKS, Ventje Rahardjo menuturkan, kolaborasi ini adalah sambutan bagi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. "Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan dapat meningkatkan kontribusi ekonomi dan keuangan syariah terhadap perkembangan industri pariwisata dan kreatif, yang juga diikuti dengan peningkatan perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di Tanah Air," ujar Ventje.

Pertemuan ini juga dihadiri oleh Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo; Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf/Baparekraf, R. Kurleni Ukar; Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenparekraf/Baparekraf, Rizki Handayani; Direktur Kajian Strategis Kemenparekraf/Baparekraf, Wawan Rusiawan; dan Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf/Baparekraf, Hanifah Makarim.

Penulis: Andika & Aldi
Redaktur Pelaksana: Ishmah Qurratu'ain

Berita Lainnya