IDEN
Riset Diperlukan untuk Majukan Halal Healthcare
28 Pebruari 2020

Jakarta – Direktur Pengembangan Ekonomi Syariah dan Industri Halal KNEKS, Afdhal Aliasar, menjadi narasumber di seminar 3rd International Islamic Healthcare Conference and Expo (IHEX 2020) pada Kamis (27/02/2020).

Pagelaran ini menjadi ajang berkumpul oleh para praktisi, akademisi, peneliti, dan semua stakeholders di bidang kesehatan untuk mendiskusikan pengembangan industri kesehatan yang penuh berkah. Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan melalui produk dan jasa halal menjadi tujuan akhir dari kegiatan ini.Di penyelenggaran yang ketiga, acara IHEX 2020 mengangkat tema “Mewujudkan SDM Kesehatan Unggul Dalam Mendukung Era Baru Pelayanan Kesehatan Bersyariah”.

Dalam sesi acara "Investasi Negara Membangun SDM Unggul Dalam Ekosistem Industri Halal, Afdhal menyampaikan bahwa permintaan terhadap pelayanan kesehatan halal semakin besar, baik di Indonesia maupun dunia. Namun, penggunaan medical devices dan bahan obat bersertifikasi halal masih terbatas.

“Untuk mendukung kesiapan ekosistem industri halal di Indonesia, termasuk bidang pelayanan kesehatan, dibutuhkan dukungan pengembangan research & development di bidang produk dan jasa healthcare halal”, pungkas Afdhal.

Dalam hal ini, Indonesia memiliki strategi implementasi pengembangan industri halal yang tercantum dalam Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia 2019-2014 yaitu fokus dalam mengembangkan SDM berbasis riset. Selain itu pula, Afdhal turut menyampaikan transformasi KNKS menjadi KNEKS merupakan keseriusan pemerintah dalam mengembangkan keuangan maupun ekonomi syariah termasuk industri halal.

“Melalui transformasi ini, KNEKS sebagai katalisator pengembangan ekonomi syariah tidak hanya berfokus pada sektor keuangan saja melainkan juga sektor ekonomi termasuk industri halal. Dimana, bidang kesehatan menjadi salah satunya,” Ujar Afdhal

Acara ini diselenggarakan oleh Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (MUKISI), yaitu organisasi yang menghimpun pelaku industri pelayanan kesehatan Islam di Indonesia dan berdiri sejak 1 Oktober 1994 dan bekerja sama dengan DSN MUI untuk menetapkan standarisasi Rumah Sakit Syariah.

Penulis: Khairana Izzati
Redaktur Pelaksana: Achmad Iqbal

Berita Lainnya