IDEN
Negara-Negara Luar Ingin Adopsi Konsep BMT Indonesia
28 Desember 2019

JAKARTA, KNKS - Konsep Baitul Maal wa Tamwil (BMT) yang dimiliki Indonesia diminati negara-negara di dunia. Mereka menginginkan BMT juga diterapkan di negaranya.

Direktur Bidang Keuangan Inklusif, Dana Sosial Keagamaan, dan Keuangan Mikro Syariah Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS), Ahmad Juwaini menyampaikan, negara-negara ini ingin mereplikasi konsep BMT di negaranya. Khususnya di komuniatas Muslim di negara tersebut.

“Belum lama ini KNKS memberikan training BMT ke Nigeria. Selanjutnya KNKS akan memantau seberapa jauh implementasi dari hasil yang sudah kita training itu,” ucap Juwaini, ketika dihubungi, Kamis (26/12).

KNKS berenacana akan memanggil beberapa orang kunci dari Nigeria yang sudah diberikan pelatihan untuk dibimbing lebih lanjut di Jakarta. Bila perlu, mereka bisa langsung magang di BMT Indonesia yang unggulan. Dengan begitu, selain mendapatkan pelatihan, mereka juga bisa mendapatkan pengetahuan dan pendalaman.

Juwaini mengungkapkan, permintaan yang sama juga datang dari Filipina. Namun KNKS baru akan memberikan pelatihan pada 2020.

“Sebenarnya, secara lisan sudah deal, bahwa KNKS akan melatih mereka di tahun 2020. Tapi karena kemarin deal keduanya di bulan Desember, saat itu KNKS sudah tutup buku untuk program. Jadi moving forward ke 2020 programnya,” imbuh Juwaini.

Ke depan, Juwaini memprediksi permintaan pelatihan BMT seperti ini akan meningkat dari luar negeri.

Ia menerangkan, hal yang membuat negara lain tertarik dengan konsep BMT di Indonesia adalah konsep keuangan mikro yang sudah applicable dan siap pakai. Kebanyakan negara lain hanya mempunyai lembaga keuangan untuk skala menengah dan besar seperti perbankan. Namun, lembaga yang sifatnya fokus ke keuangan mikro seperti BMT belum ada.

Penulis: Aldiansyah Nurrahman, Achi Hartoyo
Redaktur Pelaksana: Achmad Iqbal

Berita Lainnya