IDEN
KNKS: Link and Match Bagi Ekonomi Syariah
31 Agustus 2019

Jakarta, KNKS - Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) menyampaikan pentingnya link and match antara bidang akademisi dan juga bidang implementasi di lapangan untuk pengembangan ekonomi syariah dalam aspek sumber daya manusia (SDM), riset dan pengembangan.

Direktur Hukum, Promosi, dan Hubungan Eksternal KNKS Taufik Hidayat mengatakan hal pertama yang menjadi perhatian adalah aspek SDM. Faktor SDM memiliki dua peluang untuk bisa mengembangkan ekonomi syariah.

“Pertama, populasi dan pertumbuhan masyarakat Muslim Indonesia itu menjadi peluang. Di mana hampir 90 persen penduduk Indonesia adalah beragama Islam,” jelas Taufik Hidayat, dalam acara Focus Group Discussion Pertama terkait Penyusunan Kurikulum Program Studi S1 Ekonomi Syariah, di Hotel Le Meridien, Jakarta, Jumat (30/8).

Kemudian yang kedua adalah program studi ekonomi syariah yang bermunculan pada pergurian tinggi negeri maupun swasta baik umum atau berbasis keagamaan Islam, dapat memasok kebutuhan industri ekonomi syariah akan SDM yang mumpuni.

Akan tetapi di sisi lain, memiliki tantangan kurangnya tenaga kerja yang spesifik dibidang industri eknomi dan keuanga syariah. Sebagai solusi dalam menjawab tantangan itu, Taufik mengungkapkan pentingnya link and match.

Lebih lanjut, Taufik menambahkan dalam pendalaman pasar diperlukan SDM yang berkualifakasi benar sesuai dengan bidangnya. Bila yang dibutuhkan terkait dengan perbankan syariah, SDM mesti berasal dari perbankann syariah. Lalu, bila asuransi syariah, SDM mesti berasal dari asuransi syariah.

Sementara itu, dari aspek selanjutnya dalam mengembangkan ekonomi syariah adalah riset dan pengembangan, yang juga memiliki dua peluang. Pertama, meningkatnya jumlah riset terkait ekonomi syariah di tingkat perguruan tinggi. Kedua, terdapat berbagai lembaga riset atau pelatihan yang fokus pada pengembangan ekonomi syariah. Namun, yang menjadi catatan, ini juga memiliki tantangan dimana kurangnya relevansi antara riset dengan kebijakan pemerintah dan pengembangan industri ekonomi syariah

Berdasarkan pengalamannya sebagai peneliti, Taufik menyampaikan untuk mengatasi persoalan itu memang memerlukan link and match. “Memang ini jadi permasalahan tersendiri me-link-kan menyambungkan antara bidang riset dan pengembangan kepada bidang implementasinya,” sambungnya.

Penulis: Aldiansyah Nurrahman dan Annissa Permata
Redaktur Pelaksana: Achmad Iqbal

Berita Lainnya